Tag Archives: rumus hambatan

Rumus Hambatan – Jenis, Pengganti, Kawat, Dalam, Lampu Disertai Contoh Soalnya

Published by:

Rumus Hambatan – Jenis, Pengganti, Kawat, Dalam, Lampu Disertai Contoh Soalnya


Rumus Hambatan Listrik

Hambatan Listrik memiliki rumus tersendiri, yaitu :

R = V/I

Keterangan :

R = Hambatan Listrik (Ohm).

V = Tegangan Listrik (Volt).

I = Arus Listrik (Ampere).

Macam-macam Hambatan Listrik

Hambatan jenis penghantar

Listrik dapat mengalir dalam suatu rangkaian apabila ada penghantar listrik. Penghantar listrik ini berfungsi untuk menghubungkan antara komponen-komponen listrik yang ada di dalam sebuah rangkaian kelistrikan.

Pada setiap penghantar mau pun bahan ini sendiri mempunyai nilai hambatan yang berbeda – besar sebab besar kecilnya nilai hambatan yang terdapat pada penghantar ini dapat mempengaruhi mudah sulitnya elektron-elektron bebas mau pun arus listrik untuk dapat melewatinya.

Jenis penghantar berdasarkan nilai hambatannya dibagi menjadi 3 jenis yaitu :

1. Konduktor

Konduktor sendiri adalah salah satu jenis penghantar listri yang mudah untuk dialiri arus listrik, contohnya seperti perak, tembaga, emas dan lainnya.

2. Non konduktor atau isolator

Non konduktor atau isolator merupakan jenis penghantar listrik yang sukar atau sulit untuk dialiri arus listrik atau bahkan justru tidak dapat dialiri arus listrik. Contohnya karet, plastik, kaca, kertas dan lain sebagainya.

3. Semikonduktor

Semikonduktor merupakan jenis penghantar listrik yang mana arus listrik tidak akan semudah untuk mengalir seperti pada bahan penghantar konduktor dan nilai hambatannya tidak sebesar pada bahan penghantar isolator. Contohnya germanium, silikon dan lain sebagainya.

Hambatan Sambungan (Contact Resistance)

Salah satu penyebab besar kecil hambatan atau tahanan (resistance) listrik dalam sebuah rangkaian kelistrikan dapat dipengaruhi oleh penyambungan komponen-komponen pada rangkaian kelistrikan tersebut.

Sebagai salah satu contohnya jika penyambungan di antara terminal baterai dengan kabel tak tersambung dengan baik, atau juga sambungannya menjadi longgar sehingga pada saat arus listrik melawati bagian yang longgar akan memjadi semakin sulit dan hal ini dapat menimbulkan panas.

Dari panas yang ditimbulkan ini akan mempercepat proses terjadinya oksidasi atau terjadinya karat pada bagian yang longgar.

Karat tersebut nantinya akan dapat memperbesar tahanan yang terjadi sehingga arus listrik yang akan bisa melewatinya menjadi semakin terhambat olehnya.

Solusinya, untuk memperkecil tahanan sambungan ini dapat dilakukan dengan cara membersihkan dahulu bagian kontak yang akan disambungkan, kemudian sambungkan bagian tersebut dengan keras (tidak longgar).

Hambatan karena panas

Temperatur atau suhu akan mempengaruhi besar kecilnya nilai tahanan. Apabila temperatur naik maka nilai tahanan listrik juga akan bertambah.

Sebagai bukti Nyala lampu akan semakin redup ketika kawat dipanaskan, maka hal tersebut membuktikan bahwa arus listrik yang mengalir ke lampu semakin sedikit karena nyala lampu yang redup yang dipengaruhi oleh semakin besarnya hambatan listrik yang terdapat pada kawat.

Komponen elektronik sendiri memanfaatkan temperatur yang ada agar bisa mengubah besar kecilnya hambatan yang merupakan komponen dari thermistor.

Thermistor terdapat dua tipe yaitu tipe NTC (Negative Temperature Coefficient) dan PTC (Positive Temperature Coefficient).

Thermistor type NTC adalah thermistor yang akan menambah hambatannya ketika temperatur berkurang, sedangkan thermistor PTC adalah thermistor yang akan menambah hambatannya ketika temperatur naik.

Hambatan jika panjang dan pendeknya pengantar serta besar kecilnya penampang penghantar

Apabila semakin panjang penghantar listrik maka akan membuat hambatan listriknya semakin besar juga, hal ini dikarenakan arus listrik harus melewati atom yang lebih banyak terlebih dahulu dan sebaliknya jika semakin pendek penghantar listrik maka harus melewati atom yang lebih kecil maka akan semakin kecil juga hambatan listrik yang harus dilewatinya.

Sedangkan apabila ukuran penampang penghantar kecil maka akan memperbesar hambatan listrik karena arus listrik yang melewati penghantar dengan ukuran penampang yang kecil akan lebih susah, dan sebaliknya apabila ukuran penampang penghantar tersebut semakin besar maka hambatan listriknya pun akan semakin kecil.

Contoh Soal Hambatan Listrik

1.Ada sebuah Lampu Pijar yang memiliki tegangan listrik yaitu sebesar = 40 Volt dengan kekuatan Arus Listrik yaitu sebesar = 10 Ampere. Nah, coba hitung berapa besaran hambatan listrik yang dapat dihasilkan oleh lampu pijar tersebut!

Penyelesaian :

Diketahui :

V = 40 Volt

I = 10 Ampere

Ditanya : R = ….?

Jawab :

R = V/I

R = 40 Volt/10 Ampere

R = 4 Ohm

Jadi, besaran hambatan listriknya adalah = 4 0hm

 

Sumber : https://laelitm.com

Nah, itulah dia pembahasan materi mengenai rumus hambatan listrik yang disertai dengan pengertian, macam – macam, rumus hingga contoh soal yang disertai dengan pembahasannya.

Artikel Lainnya :