Daily Archives: May 11, 2019

Metode Belajar yang tepat

Published by:

Pengertian Cara Belajar

Tidak ada sebuah metode melatih pun yang sesuai untuk seluruh pebelajar, sebab metode melatih yang ditentukan mestilah melewati proses pertimbangan atas teknik belajar semua pebelajarnya. Setiap pebelajar memiliki teknik sendiri dalam urusan mengolah, menyandi, menikmati atau menerima informasi (pesan pembelajaran). Ada pebelajar lebih menyukai teknik visual dan terdapat yang lebih menyukai teknik mendengar. Ada yang lebih suka belajar sendiri, terdapat yang lebih suka belajar secara kolaborasi atau bersama-sama dan berdiskusi. Ada yang suka meneliti informasi, terdapat pula yang senang menciptakan abstrak garis besar isi bahan. Ada yang lebih menggantungkan diri pada isyarat internal, terdapat pula yang lebih mempercayai isyarat eksternal untuk mengubah sesuatu. Cara yang terus-menerus tetap untuk masing-masing pebelajar ini disebut teknik belajar atau learning style. Selayaknyalah teknik belajar pebelajar ini dijadikan pertimbangan mula oleh pembelajar (instruktur, dosen, guru) dalam menilai metode melatih yang cocok dengan teknik belajar pebelajar.

Berkaitan dengan teknik belajar, terdapat sebanyak istilah yang mempunyai pengertian yang sama, yakni learning style (cara belajar), cognitive style (cara kognitif), dan teknik belajar kognitif. Istilah terakhir ini digunakan oleh Tresna Sastrawijaya (1988). Namun guna memperjelas definisi istilah tersebut: (a) Schunk (1991) menuliskan bahwa: Cognitiv style is stable variation among lerners in ways of perceiving, organizing, processing, and remembering information; (b) Dembo (1981) Cognitive style of learning style is the consistent ways in which and individual responds to a wide range of perceptual and intellectual tasks; Sigel and Cop (1974) State that cognitive style is an integrative concept in that is definition bridges the personality-cognitive dimension of the individual; (c) Nasution (1997), Learning stule : refers to a students consistent way of responding to and using stimuli in the of learning. Cognitive style : cognitive characteristic modes of fungtion in that we reveal throughout perceptual and intellectual activities in highly consistent and pervasive way. Cognitive style is a supordinate construct which Is involved in many cognitive operation, and which accounts for individual differences in a variety of cognitive, perceptual, and personality variables; (d) Sastrawijaya (1988) Cara belajar cognitif ialah cara seseorang yang relatif tetap dan terus menerus dalam urusan mengolah, menyandi, menyimpan, menikmati atau menerima informasi; (e) Porter dan Hernacki (2000) teknik belajar merupakan campuran modalitas dan kekuasaan otak. Modalitas dengan kata lain cara termudah untuk seorang guna menyerap informasi, sedangkan kekuasaan otak teknik seorang dalam menata dan mengelolah informasi.

Cara belajar Kinestetik adalah segala jenis gerak dan emosi, baik yang dibuat maupun yang diingat. Gerakan, koordinasi, irama, tanggap emosional, dan kenyamanan jasmani menonjol di sini. Seorang pembelajaran yang paling kinestetik, sering mengerjakan hal-hal inilah :

1. Menyentuh orang dan berdekatan, tidak sedikit gerak;
2. Belajar dengan melakukan, menunjuk tulisan ketika membaca;
3. Mengingat seraya berjalan dan melihat;

Dari sejumlah pengertian tersebut di atas, peneliti bisa menarik benang merah bahwa istilah cognitive style, Learning ataupun teknik belajar kognitif, mempunyai pengertian yang sama yaitu teknik yang relatif tetap dan konsisten yang dilaksanakan seorang pembelajar dalam menciduk stimulus atau informasi, teknik mengingat, teknik berfikir, dan teknik memecahkan masalahnya. Selanjutnya dalam tesis ini peneliti bakal menggunakan teknik belajar. Cara belajar yang paling berperan dalam proses pembelajaran merupakan:

a. Visual

Cara belajar ini mengakses citra visual yang dibuat maupun diingat. Baik berupa warna, hubungan ruang, foto mental, dan gambar sangat berpengaruh dalam teknik belajar ini. Dicirikan dengan:
1) Teratur, menyimak segala sesuatu, mengawal penampilan;
2) Mengingat dengan gambar, lebih suka menyimak daripada dibacakan;
3) Membutuhkan cerminan dan destinasi menyeluruh, menciduk secara detail, dan menilik apa yang dilihat.

b. Auditorial

Cara belajar ini mengakses segala jenis bunyi dan kata, baik yang dibuat maupun yang diingat. Musik, nada, irama, rima, dialog internal, dan suara paling menonjol di sini. Dicirikan dengan:
1) Perhatiannya gampang terpecah;
2) Berbicara dengan pola berirama;
3) Belajar dengan teknik mendengar, menggerakkan bibir atau bersuara ketika membaca;
4) Berdialog secara internal dan eksternal.

 

Sumber : https://dosenpintar.co.id/

Cara Menahan Haus Saat Puasa

Published by:

Menahan haus ketika puasa ialah tantangan berat yang bukan main hebatnya, terlebih lagi di bawah teriknya sinar matahari.

Selama 14 jam berpuasa dalam cuaca panas, urgen untuk tetap menjaga supaya Anda tidak kehilangan tidak sedikit cairan tubuh yang dapat menyebabkan dehidrasi. Ditambah lagi, suhu selama yang paling tinggi pun dapat menambah risiko kita terhadap sejumlah situasi kesehatan berbahaya, seperti keletihan ekstrim dan heat stroke. Kiat berikut dapat membantu Anda menyangga haus ketika puasa seraya tetap adem-ayem sepanjang panasnya musim kemarau.

Bagaimana metodenya menahan haus ketika puasa?


1. Tutup jendela

Jika cuaca panas tidak bisa ditolerir, hindari kegiatan di bawah sinar matahari langsung atau pada permukaan aspal yang panas dan tetap berada dalam ruangan sesering yang kita bisa.

Sekitar 40% panas masuk ke dalam ruangan melewati jendela, khususnya jendela yang menghadap ke unsur timur dan barat. Bagi memblokirnya, tirai dan gorden mesti diblokir rapat cocok dengan panjang dan lebar jendela, dan sebisa barangkali pilih warna kain yang terang dan reflektif, contohnya kain satin berwarna putih, krem, atau warna-warna pastel lainnya, kata peneliti Christian Kohler dari Lawrence Berkeley National Laboratory di California, dilansir dari Prevention. Warna gelap menyerap lebih tidak sedikit panas daripada warna-warna terang.

Trik lainnya ialah dengan melakukan pembelian kaca film transparan yang dapat memblokir panas dan tempelkan ke jendela lokasi tinggal Anda.

2. Nyalakan kipas angin

Udara yang konstan bergerak mempercepat penguapan keringat. Kipas angin dapat membantu mengedarkan lebih tidak sedikit udara dan menciptakan Anda merasa lebih sejuk bahkan saat sedang berada dalam ruangan ber-AC. Triknya, isi suatu mangkuk dengan es batu dan posisikan mangkuk di depan kipas angin kamar Anda. Cara simpel ini dapat membuat suasana adem berkabut dengan menghembuskan uap dingin dari es batu. Tambahkan garam ke mangkuk es terlebih dahulu untuk dapat mengalahkan panas lebih lama.

Cara lainnya yang lebih mudah ialah kipas angin kecil portable bertenaga baterai yang dapat Anda genggam atau taruh di meja ketika bekerja.

3. Bikin semprotan air (face mist)

Isi botol semprot dengan air dan dinginkan di kulkas guna semprotan wajah yang menyegarkan sesudah berlama-lama sedang di luar ruangan. Bagi sensasi yang lebih menyegarkan lagi, seduh secangkir teh peppermint kemudian masukkan ke dalam lemari es. Setelahnya, tuang ke dalam botol semprot dan semprotkan sejumlah kali ke wajah. Sensasi menthol dalam teh akan menciptakan kulit kita terasa lebih sejuk menggelitik ketika Anda sedang kepanasan.

4. Kompres air dingin

Tempelkan es batu yang dibungkus kain tipis ke wilayah yang mempunyai denyut nadi kencang, laksana leher, siku dalam, pelipis, dan pergelangan tangan untuk menanggulangi cuaca panas yang berlebihan. Atau, tempelkan kompres gel (yang seringkali digunakan guna menurunkan demam) atau botol air minum yang sebelumnya sudah dibekukan dalam lemari es.

5. Mandi air dingin

Sering-sering mandi air dingin. Berendamlah di bak air dingin atau guyur tubuh di bawah shower air dingin guna menumpas rasa gerah. Atau andai sikon tidak mendukung, cuci muka dengan guyuran air dingin.

6. Berbaring di lantai

Jika Anda perlu untuk mengademkan diri secepat mungkin, usahakan cepat-cepat berbaring di lantai. Lantai barangkali bukan lokasi istirahat yang sangat nyaman, tapi minimal Anda bakal jauh dari arus udara yang lebih hangat.

7. Habiskan masa-masa di lokasi ber-AC

Jika kita tidak mempunyai AC, coba guna habiskan paling tidak beberapa waktu seharian kita di pusat perbelanjaan, perpustakaan umum, bioskop, atau ruang publik lainnya yang sejuk.

8. Pakai baju yang berbahan adem

Selama berpuasa, lebih bijaklah dalam memilih baju yang kita pakai. Warna kemeja, jenis kainnya, dan berapa lapis pakaian yang kita kenakan — seluruh ini memainkan peran urgen dalam mengawal suhu tubuh kita tetap serendah mungkin.

Jika kita bekerja di dalam rumah, pilihlah baju berbahan katun yang berwarna terang; Jika mayoritas hari Anda dikuras di luar, warna yang lebih gelap bakal membantu mengayomi Anda dari efek sinar matahari. Tapi usahakan tidak boleh kenakan pakaian berwarna hitam. Warna hitam ingin menarik panas dan menguncinya ke tubuh Anda.

9. Lakukan kiat pernapasan yoga

Lain kali kita merasa kepanasan, lakukan sejumlah menit pernapasan yoga. Karena bahkan tidak banyak pernapasan dalam dapat membantu kita tetap adem. Yoga mempunyai teknik pernapasan yang menenangkan tubuh. Selain menolong menurunkan panas tubuh, kiat ini pun mengurangi stres.

Caranya, gulung lidah kita dan bernapas perlahan melewati lidah kita yang digulung (atau andai Anda tidak bisa melakukannya, monyongkan bibir Anda). Tarik napas sebentar, dan hembuskan napas melewati hidung dengan perlahan. Ulangi lima hingga 10 kali. Pernapasan melewati mulut memungkinkan air liur Anda menenangkan udara yang kita hirup sebelum masuk ke paru-paru.

10. Hirup uap air dingin

Mengompres tubuh dengan kompres dingin ialah cara klasik guna mengademkan tubuh, namun untuk ekstra udara dingin, pegang cawan mengandung air es tepat di atas mulut kita dan hirup udaranya. Cara ini bakal memaksa terbit udara dingin yang terdapat di cawan untuk naik ke atas dan membuat angin sepoi-sepoi yang menyejukkan tubuh untuk tolong Anda menyangga haus ketika puasa
Mengompres tubuh dengan kompres dingin ialah cara klasik guna mengademkan tubuh, namun untuk ekstra udara dingin, pegang cawan mengandung air es tepat di atas mulut kita dan hirup udaranya. Cara ini bakal memaksa terbit udara dingin yang terdapat di cawan untuk naik ke atas dan membuat angin sepoi-sepoi yang menyejukkan tubuh untuk tolong Anda menyangga haus ketika puasa