Manfaat Buah Durian – Lawan Kanker hingga Cegah Penuaan Dini

Manfaat Buah Durian

Durian adalah buah yang memiliki banyak penggemar dari berbagai latar belakang. Di Indonesia, durian dapat dengan mudah ditemukan dan tersedia dalam berbagai bentuk dan persiapan seperti permen es krim. Buah yang berbuah hanya setahun sekali memiliki aroma khas dan rasa manis.

Selain kelezatannya, Durian juga tampaknya memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh. Durian memiliki nama ilmiah durio zibenthinus Linn dan milik keluarga Bombacaceae dengan biji besar yang ditutupi dengan bubur buah. Durian adalah buah yang berasal dari Asia Tenggara, dijuluki “raja buah”.

Durian adalah buah yang dikenal luas karena manfaatnya bagi kesehatan. Durian mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.

Menurut penelitian Universiti Teknologi Malaysia, durian memiliki kemampuan memperkuat sistem kekebalan tubuh, mencegah kanker, memperbaiki sistem pencernaan, memperkuat tulang, memperbaiki anemia, mencegah penuaan dini dan menurunkan tekanan darah. Manfaat berikut bisa didapat dari konsumsi durian.

Manfaat Buah Durian

Manfaat Buah Durian

1. Meringankan anemia

Anemia adalah suatu kondisi yang menyebabkan kurangnya hemoglobin dalam darah. Kurangnya hemoglobin dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, insomnia dan penyakit lainnya. Anemia pada wanita hamil mempengaruhi janin karena menyebabkan kelainan kematian.

Kandungan asam folat yang tinggi dalam Durian penting untuk produksi hemoglobin dan untuk pengurangan anemia. Selain itu, asam folat secara teratur dapat meningkatkan pertumbuhan jaringan dan melindungi otak dan tulang belakang bayi.

2. Membantu menjaga kesehatan tulang

Kandungan logam, termasuk kalium dan kalsium dalam Durian, dapat membantu menjaga kesehatan tulang. Kalium sangat penting untuk mengatur penyebaran dan pengendapan kalsium dalam tulang sehingga tidak larut atau terlepas secara berlebihan dalam darah.

3. Membantu dengan depresi dan meningkatkan kualitas tidur Asam amino, yang dikenal sebagai Durian Tryptophan, adalah pemicu alami untuk tidur.

Triptofan dapat meningkatkan kadar serotonin dan melatonin yang dibutuhkan untuk mengendalikan emosi. Kedua bahan kimia ini juga dapat mengurangi stres, susah tidur, cemas, nafsu makan, dan depresi. Selain itu, senyawa ini penting untuk mengatur tidur dan dapat digunakan untuk menyembuhkan epilepsi.

4. Melawan kanker Durian mengandung vitamin, nutrisi dan bahan kimia alami yang bertindak sebagai antioksidan.

Antioksidan penting untuk melawan kanker dan radikal bebas. Radikal bebas dapat menghancurkan DNA dari sel normal dan mengubahnya menjadi sel kanker dan membentuk pertumbuhan tumor yang fatal. Vitamin C, B, E dan fitonutrien dalam Durian juga dapat melawan sel kanker.

5. Membantu sistem pencernaan Kandungan serat yang tinggi dalam Durian penting untuk berfungsinya sistem pencernaan. Serat makanan dapat menyebabkan peningkatan pergerakan usus dan memfasilitasi pergerakan melalui saluran usus.

Serat durian dapat mengurangi kondisi seperti sembelit dan sembelit. Seperti kembung berlebihan, mulas, kram dan gangguan pencernaan, serta kanker usus besar.

Selain itu, serat juga membantu mengurangi jumlah kolesterol dalam darah dengan menghapus dan dengan cepat mengeluarkan LDL dari tubuh sebelum merusak sistem kardiovaskular.

6. Mencegah penuaan dini

Durian mengandung berbagai jenis antioksidan dari vitamin dan senyawa kimia alami yang mengurangi jumlah radikal bebas dalam tubuh.

Mengkonsumsi durian dalam jumlah besar mengurangi kemungkinan penuaan dini dan menghambat munculnya gejala penuaan seperti keriput, bintik-bintik penuaan, degenerasi makula, rambut rontok, kehilangan gigi, radang gigi, radang sendi dan penyakit jantung. Kandungan air dalam durian juga membuat kulit terhidrasi, mengurangi kekeringan dan mengurangi munculnya keriput.

7. Meningkatkan kesuburan dan menyembuhkan hormon estrogen PCOS dapat meningkatkan kesuburan.

Wanita dengan kadar estrogen rendah dapat mencegah mereka menjadi hamil. Durian mengandung hormon tinggi, yang bisa berupa obat-obatan herbal. Durian juga dapat menciptakan libido dan daya tahan seksual yang kuat, dan mengurangi kemungkinan infertilitas pada pria dan wanita.

Menurut majalah Elsevier, infertilitas yang terkait dengan PCOS atau sindrom ovarium polikistik biasanya dapat diobati dengan obat anti-estrogen untuk merangsang ovulasi dan sensitizer insulin untuk mengobati PCOS. Durian telah terbukti sensitif terhadap insulin, yang dapat meningkatkan kesuburan, terutama di bawah PCOS.

8. Sebagai obat tradisional, Durian memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan vasokonstriktif.

Daun dan akar durian dapat digunakan sebagai antipiretik. Jus daun durian segar juga digunakan sebagai obat malaria di Sumatra. Orang Jawa juga percaya bahwa durian memiliki sifat afrodisiak. Daun durian bisa digunakan untuk mengobati penyakit kuning. Ramuan ini juga digunakan untuk mengobati pembengkakan dan kondisi kulit tertentu.

Baca Juga :