Hukum Kekekalan Energi Menyatakan Bahwa

beritakotametro.co.id – Dalam fisika, hukum konservasi energi menyatakan bahwa jumlah energi dalam sistem tertutup tidak berubah, tetapi tetap sama. Energi ini tidak dapat dihasilkan atau dihancurkan; tetapi dapat berubah dari satu bentuk energi ke bentuk lainnya. Misalnya, energi kimia dapat diubah menjadi energi kinetik dalam ledakan dinamit. Undang-undang tentang konservasi energi (hukum I termodinamika) menyatakan:

“Energi dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya, tetapi tidak dapat dibuat atau dihancurkan (konversi energi)”. Ketika suatu sistem diisolasi, sifat mekaniknya tidak berubah, yaitu dalam keadaan gerak konstan. Angka ini disebut keseluruhan yang kekal, seperti impuls, dan energi adalah salah satunya. Hukum konservasi adalah hukum dasar mekanika, yang berlaku terutama untuk sistem yang terisolasi.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, ada banyak contoh penghematan energi.

Energi diubah menjadi berbagai bentuk tetapi konstan untuk beberapa sistem. Jika sistem mengalami beberapa perubahan, energi sistem tetap konstan. Ini hanya diubah menjadi bentuk energi lain.

Beberapa contoh penghematan energi berhubungan dengan pembangkit listrik dari air. Energi potensial air diubah menjadi energi kinetik saat jatuh dari langit. Energi kinetik dari air ini digunakan untuk menghasilkan listrik dengan rotasi turbin. Jadi, dalam proses ini, hanya bentuk energi yang berubah, tetapi energi totalnya konstan. Kami mencoba untuk membahas mengapa konservasi terjadi dan mengapa hanya transformasi energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya terjadi dan bagaimana proses ini terjadi.

Sebelum mengerti, apa itu penghematan energi? Marilah kita tahu apa itu energi.

Energi pada dasarnya adalah kemampuan untuk melakukan berbagai tindakan atau kegiatan. Ini diukur dengan unit kerja yang sama, Joule. Ini dapat dikonversi menjadi energi dalam bentuk berbeda dalam bentuk berbeda dan energi dalam bentuk tunggal.

Dalam fisika, undang-undang tentang konservasi energi menyatakan bahwa jumlah energi dalam sistem tertutup tidak berubah: tetap sama. [1] [2] Energi ini tidak dapat diciptakan atau dihancurkan oleh manusia. tetapi dapat berubah dari satu bentuk energi ke bentuk lainnya. Misalnya, energi kimia dapat diubah menjadi energi kinetik dalam ledakan dinamit.

Undang-undang tentang konservasi energi (hukum I termodinamika) menyatakan:

Energi dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya, tetapi tidak dapat dibuat atau dihancurkan (konversi energi).

Sumber: https://www.berpendidikan.com/2015/12/pengertian-rumus-dan-bunyi-hukum-kekekalan-energi-serta-contoh-soalnya.html

Baca Artikel Lainnya:

Ragam Manfaat Buah Melon Untuk Kesehatan

Pengertian Tugas DPD Dan Wewenang