Pemahaman Seni Grafis Dan Contohnya

beritakotametro.co.id – Pemahaman tentang seni grafis umumnya diberkahi dengan manfaat, jenis dan karakteristik. Dengan seni hidup ini menjadi lebih berwarna. Bayangkan, hidup tanpa seni tampak monoton dan membosankan. Salah satu seni yang sering kita jumpai dalam kehidupan adalah seni grafis. Untuk memahami ini, baca penjelasan berikut.

A. Apa itu grafik secara umum?

Grafik adalah cabang seni yang menggunakan teknik pencetakan dalam pekerjaannya dan biasanya dicetak di atas kertas atau di atas kanvas. Grafik juga dapat digambarkan sebagai karya ekspresi visual dalam bidang dua dimensi di mana proses pembuatan karya Anda menggunakan pencetakan. Teknologi komputer dan media cetak seperti printer dapat digunakan untuk mendesain desain grafis. Kami menemukan grafik di koran, majalah, t-shirt, poster, spanduk, poster, dan sebagainya. Melalui penggunaan media cetak, karya grafis dapat direproduksi dalam jumlah besar atau digandakan tanpa mengubah keaslian gambar.

B. Keuntungan Desain Grafis

Beberapa kelebihan dari desain grafis adalah dapat mempercepat pekerjaan yang berhubungan dengan grafis, terutama di dunia percetakan. Saat ini, seni grafis sangat diminati di ranah publik, itulah sebabnya banyak orang saat ini mengajari mereka bahwa seni grafis bermanfaat untuk menghasilkan uang. Untuk grafik, komunitas dapat dengan mudah tertarik membaca pesan yang ingin mereka kirim, misalnya Seperti berita di papan reklame, koran, majalah, dan posting, bagaimana pesan itu terlihat menarik. Baca juga: Definisi seni rupa, elemen, prinsip dan jenis atau cabang.

C. Jenis / tipe grafik

Setelah mengetahui arti grafik, Anda juga mengetahui jenis-jenis grafik sesuai dengan teknik atau proses produksinya, termasuk yang berikut:

a. Tekanan filter (sablon)

Layar Filter juga disebut pencetakan Silk-screen. Ini adalah salah satu teknik pencetakan grafis yang banyak orang tahu. Teknik ini menggunakan media cetak di mana cetakannya adalah kain kasa / layar yang memiliki sifat elastis dan halus. Filter printing sering digunakan untuk membuat grafik di kaos, poster, spanduk dan sebagainya. Tetapi ada juga teknik sablon yang menggunakan alat / teknologi yang disebut printer, sehingga printer ini dirancang khusus untuk sablon.

b. Cetak planografis (cetak litograf)

Pencetakan datar adalah teknik pencetakan yang sangat populer di bidang grafis. Teknik pencetakan untuk menghasilkan gambar menggunakan media cetak datar atau tinggi bagian yang tidak dicetak konsisten dengan bagian cetak. Misalnya dengan kaca, plastik dan karet.

c. Tinggi cetak (potongan kayu)

Bentuknya terbuat dari bahan seperti kayu yang tertutup untuk membuat pola yang tinggi atau rendah. Kemudian pada bagian atas ditutup dengan tinta cetak dan dicetak pada kertas atau kanvas, sehingga membentuk gambar. Contoh teknik timbul adalah, misalnya, pukulan.

d. Pencetakan internal (rotogravure)

Teknik pencetakan internal adalah jenis teknik grafis di mana alat cetak digunakan yang terdiri dari pelat logam (besi, tembaga, dll.). Tekniknya adalah mengukirnya langsung dengan instrumen tumpul sehingga goresan membentuk pola grafis. Tetapi ada juga yang menggunakan senyawa kimia korosif untuk membuat gambar grafik. Grafik yang dicetak dibagi menjadi beberapa bagian, termasuk ukiran, etsa, mezzotinting dan drypoint.

e. fotografi

Ini adalah teknik untuk membuat grafik menggunakan teknologi kamera. Kemudian lensa kamera ditangkap dengan mencuci film dan mencetak foto. Namun, ini adalah kasus ketika menggunakan kamera analog. Saat ini teknologi berkembang dan kamera digital sedang muncul. Jika Anda menggunakan kamera digital, gambar yang dipindai dicetak menggunakan alat seperti printer dengan kertas foto khusus. Baca juga: Memahami seni murni, fungsi, dan contoh …

d. Pencetakan internal (rotogravure)

Teknik pencetakan internal adalah jenis teknik grafis di mana alat cetak digunakan yang terdiri dari pelat logam (besi, tembaga, dll.). Tekniknya adalah mengukirnya langsung dengan instrumen tumpul sehingga goresan membentuk pola grafis. Tetapi ada juga yang menggunakan senyawa kimia korosif untuk membuat gambar grafik. Grafik yang dicetak dibagi menjadi beberapa bagian, termasuk ukiran, etsa, mezzotinting dan drypoint.

e. fotografi

Ini adalah teknik untuk membuat grafik menggunakan teknologi kamera. Kemudian lensa kamera ditangkap dengan mencuci film dan mencetak foto. Namun, ini adalah kasus ketika menggunakan kamera analog. Saat ini teknologi berkembang dan kamera digital sedang muncul. Jika Anda menggunakan kamera digital, gambar yang dipindai dicetak menggunakan alat seperti printer dengan kertas foto khusus. Baca juga: Memahami seni murni, fungsi, dan contoh …

D. Memetakan properti

Berikut ini adalah beberapa fitur grafis secara umum, termasuk:

Karya grafis diwujudkan melalui pencetakan, sehingga karya yang sama dapat diwujudkan dalam bentuk dan ukuran saat direproduksi. Jadi karyanya tidak menggunakan goresan tangan.
Karyanya dapat direproduksi sehingga lebih dari satu karya dapat muncul.
Hasil grafik ditentukan oleh masing-masing proses pencetakan atau teknik, sehingga hasilnya memiliki sifat yang sesuai dengan teknik yang digunakan dalam pembuatan.
Karakteristik karyanya ditentukan oleh jenis atau media yang ia gunakan.

E. Kesimpulan

Dari pembahasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa istilah grafik adalah cabang seni yang akan membuat karyanya menggunakan teknik pencetakan, dan umumnya dilemparkan di atas kertas atau di atas kanvas.

Salah satu kelebihan grafik adalah dapat mempercepat pekerjaan yang terkait dengan gambar grafik, terutama di dunia percetakan, dan mereproduksi hasilnya. Adapun jenis-jenis seni grafis dalam produksinya, seperti. B. Filter tekanan, pencetakan planografi, tekanan tinggi, tekanan internal dan fotografi.

Sumber: https://www.masterpendidikan.com/2017/01/pengertian-seni-grafis-dan-contoh-seni-grafis.html

Baca Artikel Lainnya:

Bentuk Kontravensi Dan Tipe-tipe nya

Khasiat Mengkonsumsi Buncis Untuk Kesehatan